Memang dalam kegiatan mahasiswa belajar, sangat bagus bila mahasiswa itu rajin membaca buku
walau kenyataan memang jarang ada mahasiswa yang rajin baca buku. Ini
seandainya mahasiswa rajin membaca buku. Bagus memang bila rajin membaca buku.
Namun dalam hal praktek alias pengamalan ilmu jangan sampai dilupakan
mahasiswa.
Banyak para
mahasiswa, belajar teori ini sampai teori itu sampai mahir ngoceh sana sini.
Tetapi secara rill, mahasiswa itu dalam pengamalan ilmu bisa dikatakan nol
alias kurang begitu mahir.
Hal pertama,
mahasiswa rajin membaca buku tetapi tidak fokus untuk pendalaman skill sesuai
fakultas yang dipilih. Sehingga pas mahasiswa melakukan proses praktek tidak
ada bekal yang cukup.
Hal kedua, mereka
juga tidak pernah membiasakan diri untuk praktek. Sehingga tidak begitu paham
hal-hal materi yang akan dipelajari untuk pendalaman skill.
Mahasiswa belajar
yang baik adalah tatkala teori yang bisa untuk dilakukan secara rill alias
diamalkan/dipraktekkan mahasiswa, maka lakukanlah itu guna untuk memperdalam
skill. Bila membutuhkan pengetahuan baru untuk kepentingan skill, barulah
membaca lagi dan kembali mempraktekkannya.
Memang ada ilmu yang
tidak bisa diamalkan untuk keseharian tetapi perlu bantuan lembaga atau
perusahaan. Ada juga ilmu yang memang benar-benar tidak bisa dipraktekkan. Bila
memang tidak bisa dipraktekkan, itu gunanya untuk kepentingan ilmu itu sendiri.
Memang sibuk membaca
untuk mahasiswa belajar juga penting. Namun bila ada sesuatu yang bisa
dipraktekkan segera, maka lakukanlah itu.

Post a Comment for "Mahasiswa Belajar : Sibuk Baca, Tidak Praktek?"