Ada yang bilang kalau
jadi mahasiswa jangan hanya masuk kelas lalu pulang. Harus ada kegiatan di luar
kampus yaitu organisasi. Katanya agar pola pikirnya beda
Saya berkata, memang
apa untungya mengikuti organsisasi? Hak-hak mereka untuk belajar sesuai kondisi
mereka. Belajar itu adalah tujuan utama. Jadi belajar lewat apa saja, ya
sah-sah saja bila itu positif.
Banyak mahasiswa yang
mengikuti organisasi agar dibilang memiliki pola pikir yang berbeda. Walau
kenyataannya pola pikir mahasiswa organisasi banyak yang tidak sesuai dengan
standar belajar.
Fokus kita kuliah
adalah untuk membentuk skill pekerja untuk kesiapan kerja dan pendalaman ilmu
pengetahuan sesuai fakultas yang dipilih. Bila memang ikut organisasi membuat
belajar mahasiswa tidak fokus pada hal inti kuliah, buat apa ikut organisasi.
Hal yang penting
dalam mengikuti organisias mahasiswa adalah harus bertanya terlebih dahulu,
“Apakah organisasi itu akan mendukung fakultas yang saya duduki?”
Bila memang mahasiswa belajar di fakultas pendikan, maka sangat cocok mengikuti organisasi
kepramukaan.
Bila memang mahasiswa
belajar di fakultas kesenian, maka sangat cocok mengikuti organisasi teater
atau lainnya.
Bila mahasiswa
belajar di fakultas ekonomi, maka sangat cocok mengikuti organisasi koperasi
mahasiswa.
Bila memilih
mahasiswa belajar di fakultas bahasa, maka sangat cocok mengukuti organisasi
jurnalistik
Hal ini dulu yang
penting mahasiswa pikirkan. Jangan sampai mengikuti organisasi mahasiswa
membuat dirinya tidak fokus pada belajar pada mata kuliah di fakultasnya.

Post a Comment for "Mahasiswa Belajar Berorganisasi"