Mahasiswa Belajar untuk Karir Kerja


Mahasiswa Belajar, Karir Kerja
Banyak mahasiswa belajar di  kampus pilihan dan memilih salah satu fakultas pilihan adalah semata-mata karena memikirkan kesiapan kerja di samping berilmu. Mahasiswa boleh belajar ini dan itu untuk menjadi pintar tetapi jangan melupakan belajar untuk kepentingan skill untuk karir kerja.

Sebagian mahasiswa dalam belajar tidak punya manajemen belajar atau tidak maksimal. Hal ini karena mungkin terlalu banyaknya buku-buku yang harus dipelajari dan tugas-tugas yang menumpuk. Sampai akhirnya menjadi mahasiswa apa adanya dalam kuliah dan tidak semangat dalam belajar.

Sebagian lagi, mahasiswa memiliki manajemen belajar untuk mempelajari berbagai hal yang direkomendasikan kampus dan mengerjakan yang diperintahkannya. Belajarnya memang semangat dan aktif-produktif. Namun mahasiwa lupa dengan manajemen belajar skill untuk karir kerja. Pintar memang tetapi lupa dengan kepintaran kerja yang dibutuhkan dunia kerja.

Untuk itulah untuk mahasiswa belajar, jangan jauh-jauh membuat manajemen belajar. Cukup mahasiswa itu fokus belajar pada pendalaman skill untuk karir kerja. Di samping pintar maka mahasiswa pun akan pintar dalam skill untuk karir kerja.

Sebagai misal, mahasiswa belajar di fakultas pendidikan. Dalan dunia mengajar ada aktifitas berbicara. Membahas dan menguasai pembicaraan pun mahasiswa butuh pelatihan mendalam. Bagaimana mahasiswa belajar berbicara yang bisa mempengaruhi, menyenangkan, memberikan kemudahan pemahaman untuk anak, mengindahkan suara peberbicaraan, dll.

Ini hanya contoh kecil pelatihan skill berbicara untuk karir kerja mengajar. Belum lagi pelatihan lain yang membutuhkan latihan sehari-hari mahasiswa dalam belajar. Dari sini mahasiswa seharusnya harus menyadari, bahwa skill untuk karir kerja perlu diperdalam dalam kegiatan kuliahnya.

Post a Comment for "Mahasiswa Belajar untuk Karir Kerja"