Mahasiswa Belajar Tentang Impian


Mahasiswa Belajar
Apa yang mahasiswa inginkan dalam belajar? Apakah mahasiswa itu hanya belajar untuk mengumpulkan ilmu?

Katakanlah mahasiswa itu memiliki impian menjadi orang pintar. Lantas kalau sudah pintar, realiasi ilmu-nya kemana? Secara rill, kepintaran si mahasiswa masih sebatas untuk pikirannya sendiri.

Dalam hal impian, maka harus secara jelas ditentukan. Apakah ingin menjadi dokter, menjadi pejabat atau lainnya. Tetapi bagi mahasiswa, dalam belajar memang impian sudah di bentuk lewat fakultas yang ia pilih. Misal fakultas kedokteran. Tentu mahasiswa dalam belajar sudah memiliki impian menjadi dokter.

Untuk itulah dalam hal kegiatan mahasiswa belajar, maka fokus memintarkan ilmu itu harus mengarah pada fakultas yang dipilihnya. Bila mahasiwa itu fokus belajar yang lain dan mengabaikan ilmu tentang kedokteran tentu ini akan menjadi sia-sia saja dalam segi skill kerja sebagai dokter.

Banyak sekali mahasiswa di kampus saya yang mengambil fakultas tertentu, katakanlah fakultas pendidikan dengan jurusan bahasa Inggris, tetapi memfokuskan bukan ke fakultas yang dipilihnya, misal bukan ke ilmu pendidikan dan bahasa inggrisnya. Biasanya mahasiswa seperti ini aktif dalam organisasi sehingga mengabaikan belajar ilmu kampus.

Memilih suatu fakultas sebenarnya sebagai usaha untuk membentuk skill kerja yang diinginkannya. Bila memang mahasiswa memasuki fakultas kedokteran, maka tentu untuk membentuk skill kerja dalam dunia kedokteran.

Sebenarnya mahasiswa belajar untuk sukses meraih impian itu sederhana. Lihatlah fakultas yang dipilihnya dengan penuh kesadaran, pelajarilah ilmu-ilmu yang berkaitan dengan fakultas yang dipilihnya, latihlah skill kerja yang sesuai dengan fakultas yang dipilihnya. Maka impian akan mudah diraihnya.

Post a Comment for "Mahasiswa Belajar Tentang Impian"